Friday, July 30, 2021

Abdar Rahman Koya

22 ARTICLES

Muhyiddin, Mahiaddin, ada apa pada nama?

Mendidik mereka yang memiliki obsesi dengan nama perdana menteri tanpa mengetahui konteks sejarah dan budaya.

Muhyiddin, Mahiaddin, what’s in a name?

An education for those who obsess over the prime minister's name without knowing the proper historical and cultural context.

Zafrul perlu fikir sebagai orang kerajaan, bukan orang bank

Krisis Covid-19 ini memberikan Zafrul peluang untuk menunjukkan pengetahuan beliau tentang industri perbankan bagi membantu rakyat.

Zafrul must lose his banker’s hat

The Covid-19 crisis has given Tengku Zafrul Aziz an opportunity to show that he can use his knowledge of banks to help the people.

Sudah masanya Tajuddin dipecat dari Prasarana

Tajuddin Abdul Rahman adalah liabiliti, bukan sahaja kepada Prasarana bahkan kepada kerajaan yang melantiknya.

Time to sack Tajuddin from Prasarana

Tajuddin Abdul Rahman is a liability, not only to Prasarana but also to the government which appointed him to the chairman's post.

No space for democratic vanities when fighting an invisible killer

There's no shame in admitting the ultimate reason behind the virus emergency.

Dalam perang melawan pandemik, demokrasi menjadi keinginan mewah

Muhyiddin menjadi perdana menteri pertama yang mengetuai perang sejak merdeka.

Dari hubungan sulit ke jenjang pelamin

Najib Razak nampaknya amat arif mengenai kami, berbanding duit yang masuk dalam akaun bank peribadinya.

From a secret affair to wedding bells

Najib Razak certainly knows a lot more about us than he does about his own bank accounts.

Apabila hikayat Tommy Thomas menggagalkan usaha ke arah meritokrasi

Apakah kita berpeluang lagi untuk melihat seorang bukan Melayu memegang jawatan tinggi selepas apa yang ditulis Thomas?

Meritocracy the loser, thanks to stories from the wilderness

Will we ever see a qualified non-Malay again occupying a critical post after Tommy Thomas' flippant remarks?

Latest News